Saat PMS Apakah Boleh Berhubungan? Jawaban dan Penjelasan Lengkap

Premenstrual syndrome atau yang biasa disingkat PMS merupakan kondisi yang dialami banyak wanita sebelum menstruasi datang. Gejalanya bisa beragam, mulai dari mood yang berubah-ubah, nyeri payudara, kram perut, sampai mudah lelah atau cemas. Menghadapi perasaan dan tubuh yang tidak nyaman ini tentu membuat banyak pasangan bertanya-tanya, apakah saat PMS boleh berhubungan intim? Apakah aman dan nyaman jika berhubungan saat masa PMS? Artikel ini akan membahas secara lengkap dan santai mengenai hal tersebut.

Apa Itu PMS dan Bagaimana Dampaknya pada Tubuh?

PMS adalah sekumpulan gejala fisik dan emosional yang biasanya muncul 1-2 minggu sebelum menstruasi. Gejala yang umum dialami meliputi:

  • Perubahan suasana hati seperti mudah marah atau sedih
  • Sakit kepala atau migrain
  • Nyeri pada payudara
  • Kembung dan rasa tidak nyaman di perut
  • Keinginan makan yang meningkat
  • Kesulitan tidur atau kelelahan

Semua gejala ini disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh wanita, khususnya fluktuasi estrogen dan progesteron. Karena kondisi fisik dan emosional yang berubah, banyak wanita bertanya-tanya apakah sebaiknya menghindari aktivitas tertentu, termasuk berhubungan seksual, saat PMS datang.

saat pms apakah boleh berhubungan Intim?

Jawaban singkatnya adalah boleh, selama kedua pasangan merasa nyaman dan setuju. Tidak ada larangan medis khusus yang mengatakan hubungan seksual saat PMS tidak boleh dilakukan. Namun, kenyamanan dan kondisi masing-masing adalah hal terpenting. Wikipedia Bahasa Indonesia

Banyak wanita justru merasakan dorongan seksual yang meningkat saat PMS. Hal ini sebagian disebabkan oleh hormon estrogen yang naik menjelang menstruasi sehingga gairah seksual bisa lebih tinggi. Jadi, berhubungan intim saat PMS bisa menjadi cara untuk melepaskan stres dan mengurangi ketegangan akibat gejala PMS.

Tetapi ada juga wanita yang merasa tidak nyaman, sakit, atau mood sedang buruk sehingga ingin menghindari kontak fisik. Dalam kasus ini, komunikasi terbuka dengan pasangan sangat penting agar masing-masing bisa saling mengerti dan menghargai kondisi satu sama lain.

Manfaat Berhubungan Saat PMS

Selain sebagai bentuk keintiman, berhubungan seksual saat PMS juga punya beberapa manfaat, seperti:

  • Melegakan stres: Aktivitas intim dapat meningkatkan kadar hormon endorfin yang membuat perasaan lebih baik.
  • Mengurangi kram: Orgasme bisa membantu membantu otot rahim berkontraksi dengan cara yang sehat sehingga meredakan kram menstruasi.
  • Meningkatkan mood: Hormon oksitosin yang dilepaskan saat berhubungan bisa membuat suasana hati menjadi lebih tenang dan bahagia.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Berhubungan Seksual Saat PMS

Meskipun boleh, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan supaya pengalaman berhubungan intim saat PMS tetap menyenangkan dan aman:

  • Kebersihan: Karena menjelang menstruasi, area kewanitaan bisa lebih sensitif atau rentan infeksi, pastikan kebersihan terjaga dengan baik sebelum dan sesudah berhubungan.
  • Gunakan pelumas: Jika merasa kering atau tidak nyaman, pakai pelumas berbahan dasar air supaya tidak menimbulkan iritasi.
  • Hindari kontak saat menstruasi berat: Jika sudah mulai darah keluar banyak, sebaiknya diskusikan dengan pasangan dan tentukan kenyamanan bersama.
  • Perlindungan: Tetap gunakan metode kontrasepsi jika belum ingin hamil, karena peluang ovulasi biasanya terjadi sebelum menstruasi, tapi tidak menutup kemungkinan kehamilan terjadi.

Apakah Berhubungan Saat PMS Berisiko?

Secara umum, berhubungan seksual saat PMS tidak berisiko bagi kesehatan. Namun, bagi beberapa wanita yang mengalami gejala PMS berat atau kondisi medis tertentu, disarankan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Misalnya, jika Anda mengalami nyeri panggul berat, infeksi saluran reproduksi, atau gangguan hormonal, berhubungan intim saat PMS mungkin memperparah kondisi tersebut. Jadi, penting untuk mengenali kondisi tubuh sendiri dan berbicara dengan tenaga medis jika ragu.

Kapan Sebaiknya Menghindari Berhubungan Saat PMS?

Walaupun PMS tidak melarang hubungan seksual, ada situasi di mana berhubungan intim sebaiknya ditunda atau dihindari, seperti:

  • Jika merasa sangat sakit, seperti kram parah atau nyeri saat penetrasi
  • Jika ada infeksi atau kelainan pada alat reproduksi
  • Jika salah satu pasangan merasa tidak nyaman atau sedang stress berat
  • Jika sedang dalam masa menstruasi berat dan merasa kurang bersih
  • Jika terjadi perdarahan tidak normal di luar jadwal menstruasi

Intinya, kesepakatan dan kenyamanan bersama pasangan adalah kunci utama.

Kesimpulan

Saat PMS, berhubungan seksual boleh-boleh saja selama pasangan merasa nyaman dan tidak ada kondisi medis yang menghalangi. Bahkan, berhubungan saat PMS bisa memberikan manfaat untuk mengurangi stres dan kram menstruasi. Yang paling penting adalah komunikasi terbuka antara pasangan dan perhatian terhadap kebersihan serta kenyamanan. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan reproduksi dan berkonsultasi dengan dokter jika ada keluhan yang mengganggu.

FAQ Seputar Berhubungan Saat PMS

1. Apakah berhubungan saat PMS bisa menyebabkan sakit lebih parah?

Untuk sebagian wanita, berhubungan seksual saat PMS justru bisa membantu meredakan sakit kram. Namun jika mengalami nyeri berlebih atau tidak nyaman, sebaiknya istirahat dulu dan konsultasi ke dokter.

2. Apakah berhubungan saat PMS bisa menyebabkan kehamilan?

Meski peluang kehamilan saat PMS lebih kecil dibanding masa subur, tetap ada kemungkinan terjadi kehamilan terutama jika siklus menstruasi tidak teratur. Sebaiknya tetap gunakan kontrasepsi jika belum ingin punya anak.

3. Bagaimana cara mengatasi mood yang buruk saat PMS agar tetap bisa intim dengan pasangan?

Komunikasi terbuka sangat penting. Cobalah untuk jujur dengan pasangan tentang perasaan dan kebutuhan Anda. Jika mood sedang buruk, mungkin bisa mencoba aktivitas lain seperti pelukan atau pijatan hangat untuk menjaga keintiman.

4. Apakah PMS mempengaruhi kualitas hubungan seksual?

Bisa iya, bisa tidak. Beberapa wanita merasa lebih bergairah saat PMS, sementara yang lain merasa kurang nyaman. Hal ini sangat bergantung pada individu dan penting untuk menghargai perasaan masing-masing.

5. Apakah ada tips khusus agar berhubungan saat PMS tetap nyaman?

Pastikan kebersihan area intim, gunakan pelumas jika perlu, pilih posisi yang nyaman, dan lakukan dengan penuh perhatian supaya tidak menimbulkan rasa sakit atau iritasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *